Rurouni Kenshin: The Legend Ends


Bismillaah…

Sudah hafal jalan ceritanya, sudah tahu endingnya bakal seperti apa, tapi masih pingin ditonton, itulah film berjudul Rurouni Kenshin. Film layar lebar yang dikemas dalam tiga seri (trilogi) ini disadur dari versi animenya, Samurai-X, yang dulu merupakan salah satu tontonan TV wajib bagi saya ketika masih “lucu-lucunya” :P .

Rurouni Kenshin seri pertama diputar sekitar bulan September 2012 di Indonesia. Kesannya, lumayan keren, ga lebay, tidak ada efek-efek yang berlebihan. Hanya saja mungkin agak terasa wagu. Mungkin karena ekspektasi yang berbeda dibandingkan versi animenya. Lalu, sekitar sebulan lalu seri keduanya dirilis, Kyoto Inferno. Secara keseluruhan menurut saya lebih bagus daripada yang pertama. Action duelnya lebih OK, terutama ketika melawan Sojiro Seta. Minusnya, plotnya terlalu lama. Proporsi dialog dan flashback terlalu mendominasi. CMIIW ya.. hanya pendapat pribadi.

Uniknya, seri ketiga, The Legend Ends, dirilis hampir berbarengan dengan seri keduanya. Hanya terpaut sebulan. Dan kabarnya sekarang sudah mulai ditayangkan di Blitz Megaplex. Saya sendiri belum nonton. Tolong jangan kasih spoiler dulu ya… :D

Rurouni Kenshin
**sketsa amatiran