Makan Apa?


Pertimbangan paling utama adalah, siapa yang kita beri makan. Kebanyakan orang, termasuk saya sendiri, seringkali lupa siapa sesungguhnya yang kita beri makan. Makanan sih masuknya ke tubuh kita. Tapi seringnya yang justru kita beri “sesajen” adalah nafsu, amarah, stres, patah hati, kebosanan, dan sejenisnya. Berapa banyak orang yang tiba-tiba menjadi makhluk buas pemakan segala ketika sedang stres? Berapa banyak orang yang ketagihan mengonsumsi asap rokok dan kopi pahit demi mengusir rasa bosan? Berapa banyak orang yang mati nenggak narkoba hanya karena gengsi pada awalnya? Continue reading Makan Apa?

Halal di Negeri Sendiri


Bismillaah… Mendapati link dari teman tentang acara halal expo di Jepang: Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari Messe, Chiba. Secara umum, ulasannya menarik, benar-benar menggambarkan sikon yang semakin membaik, khususnya bagi warga muslim yang tinggal di Jepang. Mengingat begitu sulitnya mendapatkan makanan yang bersertifikat halal di negeri orang yang notabene bukan negara islam atau berpenduduk mayoritas muslim seperti Indonesia. Saya sendiri pernah mengalaminya waktu masih seru-serunya acara backpacking dulu. Jangankan menemukan label halal, menemukan mushola di kawasan umum saja sangat-sangat jarang. Namun karena urusan perut yang tidak bisa ditunda, akhirnya lagi-lagi kembali pada selera nusantara, alias indom*e. Mau bagaimana … Continue reading Halal di Negeri Sendiri