bahagia itu sederhana anak ikan

Bahagia Itu Sederhana [Anak]


Suatu hari saya dan A menyempatkan diri untuk sekadar berkeliling menghirup udara kota Bandung dan sekitarnya. Seperti biasa, kami hanya membawa sedikit bekal berupa makanan ringan, sebotol air putih, dan sepasang mobil-mobilan yang sepertinya semakin ke sini hanya menjadi barang bawaan formalitas saja. Padahal ga selalu dipegang, dimainin pun jarang. Yang ada biasanya malah suka terselip di bawah jok atau di dalam laci bersama tumpukan kertas dan barang-barang lain. Bahkan seringkali tertinggal di tempat makan, di area pelataran masjid, atau terjatuh dari saku celana. Tapi gpp… namanya juga manusia, ceroboh itu adalah hal yang lumrah. Ketika masih kecil saya juga sering begitu soalnya. Jadi tau kan ya, dari siapa sifat itu diturunkan? Ya, dari ibunya. Continue reading Bahagia Itu Sederhana [Anak]

bahagia

Bahagia Itu…


Jujur saja, kita sering lupa bahwa hakikat tujuan sebenarnya dari hidup ini hanyalah untuk mencari kebahagiaan, baik bahagia di dunia, maupun bahagia menurut perspektif selain alam dunia. Contoh: akhirat, surga, neraka, dan bentuk-bentuk nama lainnya. Tapi kadang kitanya sendiri yang terlalu rumit dalam mendeskripsikan dan mendefinisikan poin-poin kebahagiaan itu sendiri. Hingga fokus kita kebanyakan jadi bergeser. Dari yang tadinya hanya sesederhana meraih rasa atau kondisi bahagia yang bisa saja dicapai setiap saat atau short terms, menjadi terbiaskan oleh rencana-rencana pemenuhan kebutuhan agar selalu merasa bahagia seutuhnya dengan varian kebutuhan yang seakan tak ada habisnya dan dengan jumlah pemenuhan yang hampir tak berhingga banyaknya, very long and never-ending terms. Continue reading Bahagia Itu…