Testimoni Palsu

Testimoni Palsu


Penyampaian nilai suatu produk atau value proposition appraisal, khususnya yang menyangkut kepuasan pengguna akan manfaat dari produk tersebut biasa disebut testimoni. Karena sudah menyangkut kepuasan, maka sudah sewajarnya kalau si pengguna merasakannya terlebih dahulu baru berkilah. Tapi dengan semakin brutalnya persaingan bisnis, sepertinya proses normatif tersebut seakan cukup halal untuk boleh dilewati. Ya, kalau memang produknya sendiri sudah umum, seperti layanan booking hotel online, e-commerce, forum, mungkin masih OK. Setidaknya kalau belum pernah menjadi pengguna, cukup dengan melihat berbagai review yang ada sudah cukup. Tapi kalau sudah menyangkut produk yang harus dicoba dulu sebanyak N kali, rasanya kok ya kurang afdhol. Continue reading Testimoni Palsu