Patokannya Apa?


Bismillaah… Pastinya kita cukup sering menunjukkan kepada orang tentang bagaimana menuju suatu tempat, atau menuju posisi kita berada. Baik ketika ada janji “ketemuan” di suatu lokasi, ataupun sekadar membantu teman yang kebetulan sedang tersesat via telpon. Caranya pun bermacam-macam, ada yang paling umum dengan menunjukkan alamat jalan + nomer, ada juga cara sok modern dengan cukup bilang “liat aja Google Map bro…”, hingga cara yang paling klasik dengan memberitahu terlebih dahulu soal “patokannya di mana”. Masing-masing orang tentu mempunyai cara tersendiri ketika dihadapkan pada posisi sebagai “si penunjuk jalan”. Cara ini biasanya merupakan pembawaan tiap orang. Ada yang sangat cepat … Continue reading Patokannya Apa?

Angpao atau Angpau?


Bismillaah… Saya penasaran, mana penulisan yang benar, angpao atau angpau?? Dari beberapa sumber ternyata menyatakan bahwa penulisan yang benar adalah angpau. Berikut beberapa sumber yang mendukung: Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Angpau) Dalam kebudayaan masyarakat China dan Asia, angpau (Hanzi: 紅包, pinyin: hóngbāo) adalah bingkisan dalam amplop merah yang biasanya berisikan sejumlah uang sebagai hadiah menyambut tahun baru Imlek atau perayaan lainnya. Dialek Hokkien menyebutnya angbao, Min Nansebagai angpau, Kantonis sebagai lai see (利市/利是), Vietnam sebagai lì xì, dan Korea sebagai sae bae don (세뱃돈/歲拜돈). Kamus Besar Bahasa Indonesia (http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php) ang·pau Cn n 1 amplop kecil untuk tempat uang sumbangan yg diberikan kpd orang yg punya hajat (perkawinan dsb) dl adat Cina; 2 hadiah atau pemberian uang (pd hari Tahun Baru Cina dsb). Goodreads (http://www.goodreads.com/book/show/13414402-kau-aku-sepucuk-angpau-merah) Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah by Tere Liye … Continue reading Angpao atau Angpau?

Pekan Kesedihan


Bismillaah… Iseng-iseng membuka stats blog ini, khususnya yang bagian summaries untuk “Search Engine Terms” seminggu terakhir. Lucunya, orang-orang banyak tersesat di sini karena keywords yang terkait dengan “sedih”. Apakah memang sekarang orang-orang di luar sana banyak yang sedang bersedih?? Check it out!!     “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah:277) Continue reading Pekan Kesedihan

Nyocot dan Nyacat


Bismillaah… Tiba-tiba teringat ungkapan Jawa yang berbunyi “Ojo seneng nyocot lan nyacat wong liyo, ngilo’o githokmu dhewe”, yang artinya lebih kurang: “Jangan suka menghina dan mencari-cari kesalahan orang lain, bercerminlah pada tengkukmu sendiri”. Ungkapan ini setidaknya membuat saya sedikit berpikir sejenak, bagaimana mungkin bercermin melihat tengkuk sendiri… kecuali mungkin menggunakan kaca dobel, itupun cukup sulit karena angle-nya harus pas. Yaa… kira-kira seperti itulah kondisinya jika kita hendak instrospeksi diri. Seperti bercermin melihat tengkuk sendiri. Cukup sulit bukan? Itulah mengapa lebih banyak diantara kita yang (tidak sengaja) memilih mengintrospeksi orang lain, karena memang jauh lebih mudah melihat “githok” orang lain daripada … Continue reading Nyocot dan Nyacat

Fountain Show


Bismillaah…   Terus terang, ini kali pertama saya melihat secara langsung acara fountain show. Kebetulan hari sabtu kemarin (1 Februari 2014), saya bersama keluarga iseng jalan-jalan ke Grand Indonesia. Dan kebetulan juga ternyata di situ pas jadwal fountain show. Kesannya… keren banget… dan otomatis saya langsung terpikir, bagaimana ya cara membuatnya? Kok bisa ya sinkron antara semprotan air dan lagunya? Bagaimana jika lagunya diganti? Apakah mungkin bahwa sistemnya dibuat segenerik mungkin sehingga dapat di-custom sesuai tema lagu dan event? Bagaimana struktur interface penyemprot air dan kontrolnya? Dan sederet pertanyaan-pertanyaan lain yang cukup “ndeso” dan khas dari orang teknik.  Bagi yang … Continue reading Fountain Show

Berteman dengan Kaki Seribu


Bismillaah… Sudah hampir sebulan saya tinggal di kota yang “katanya” lebih kejam dari ibu tiri ini. Tidak banyak hal-hal istimewa yang saya alami karena memang dulu juga pernah sempat “mengejar karir dan cinta” di sini selama sekitar 2 tahun. Hanya saja kali ini ada sesuatu yang cukup menggelikan… ya, menggelikan secara harfiah yang artinya “membuat geli” jika melihatnya. Berikut adalah beberapa penampakan dari si “tersangka”. Di daerah asal saya, Surabaya, hewan ini dinamakan luwing, atau lebih dikenal dengan kaki seribu (Bhs. Indonesia), atau millipede (Bhs. Inggris). Luwing ini kerabat dekat lipan / kelabang, bedanya (untungnya) dia tidak berbisa. Kalau satu … Continue reading Berteman dengan Kaki Seribu

Agamaku Seharusnya Indah


Bismillaah… … A: Bro… ente tahu kan ya? Ntar yang masuk surga itu cuman umat dari agama kita aja lho bro, umat agama lain termasuk agama si X ga akan bisa bro…B: Iye… ane tau bro… cuman sebaiknya hal itu ga perlu lah terlalu di-blow-up, apalagi kepada semua orang tanpa ada segmentasi yang tepat…A: Tapi ane kan dakwah bro… dakwah itu wajib lhoB: Iye, ane juga tau, hanya saja caranya musti diperhatikan bro… dakwah itu kan merangkul, bukan memukul… dakwah itu mengajak, bukan mengejek… dakwah itu indah, bukan ajang fitnah…A: Hmm..B: Dakwah juga bukan paksaan… cara penyampaian dan sudut pandang … Continue reading Agamaku Seharusnya Indah