Kata-kata Pertama


Bismillaah…

“Ooeek ooeek” adalah kata-kata pertama yang diucapkan oleh seorang bayi ketika baru lahir ke dunia. Kita tidak pernah tahu apa artinya. Apakah minta minum, apakah teriak kesakitan, apakah tertawa bahagia, ataukah justru sejatinya adalah ucapan pertama atas nama Dzat yang meniupkan ruhnya sewaktu masih di dalam kandungan. Karena hanya itu yang dia kenal pada waktu itu. Kita sendiri juga tidak akan ingat mengapa kita juga mengucapkan hal yang sama. Orang-orang sih menyebutnya sebagai suara tangisan. Ya karena tangisan itulah istilah satu-satunya yang kita kenal ketika pertama kali lahir dari rahim sang ibunda kita tercinta.

Kata-kata pertama. Sejatinya terucap secara langsung, dan apa adanya ketika ada fase situasi tertentu yang terjadi secara spontan. Baik dalam kondisi sadar, setengah sadar, atau hanya sebatas latahnya lidah.

Kata-kata pertama adalah yang selalu kita ucapkan ketika ada motor yang tiba-tiba menyerempet mobil kita. Kata-kata pertama adalah yang selalu kita sebut tiap kali kita secara tidak sengaja menjatuhkan piring dan pecah. Kata-kata pertama adalah apa-apa yang keluar dari mulut kita ketika (naudzubillah) mengalami suatu musibah kecelakaan seketika saat itu juga.

Baik, buruk, atau bahkan tidak sempat berkata apa-apa. Itulah sebenar-benar sifat kita. Karena kata-kata pertama tidak serta merta dibentuk dari image yang kita inginkan saat itu juga. Melainkan dari kebiasaan. We are what we repeatedly do.

Mari membiasakan diri berkata yang baik-baik. Agar kata-kata pertama dan mungkin yang terakhir kita adalah kata-kata yang baik. Jangan sampai kita tidak terbayang sama sekali apa kata-kata pertama yang akan kita ucapkan di fase kehidupan selanjutnya nanti, ketika ada pertanyaan, “siapa Tuhanmu?”. Naudzubillah.

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran.” (QS Az Zumar: 23) — sebaik-baik perkataan adalah Al Quran

Saya sendiri selalu mengawali tulisan dengan “bismillah” bukan berarti saya sok alim, sok religius, sok breaker, atau sok sok yang lain. Melainkan sedang belajar membiasakan diri mengawali segala sesuatunya dengan kata-kata yang baik. Karena diri kita sejatinya tercermin dari kata-kata yang pertama kali kita ucapkan. Semoga ending-nya juga sebaik yang diniatkan di awalnya. Terbaik malah. Aamiin…

2 thoughts on “Kata-kata Pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s