Olahraga Rutin


Bismillaah…

Di perjalanan pulkam kemarin saya naik kereta ekonomi Jayabaya jurusan Jakarta-Surabaya. Jujur saya akui PT Kereta Api Indonesia (persero) pasca kepemimpinan Ignasius Jonan sekarang sudah jauh maju pesat. Mulai dari penjadwalan kereta yang sudah makin tepat waktu, kebersihan dan kelayakan kereta penumpang (semua sudah dipasangi AC dan tidak ada tiket berdiri), mekanisme boarding yang “diserupakan” bandara, hingga sistem ticketing yang sudah sangat keren. Kapan-kapan saya akan mengulas bagaimana kerennya perkembangan sistem ticketing di KAI ini di postingan yang berbeda. Kalau ingat.😀

Di sepanjang perjalanan saya kebetulan duduk berhadap-hadapan dengan seorang bapak yang usianya di kisaran 72 tahun. Perawakannya tinggi, tegap, dan masih seger buger. Hampir sepanjang perjalanan saya ngobrol ngalor ngidul dengan beliau. Dari mulai urusan politik hingga polemik. Dari soal idealisme hingga idiotisme. Sampai saya begitu tertarik dengan satu obrolan terkait olahraga. Kira-kira begini singkatnya:

(S = saya; B = si bapak)

S: “Kok masih keliatan seger Pak? Naik kereta jarak jauh sendirian lagi.”.

B: “Ya Mas, saya ini sering olahraga. Sekarang pun saya masih rutin minimal dua (2) kali dalam seminggu. Tapi ga boleh terlalu dipaksakan ya Mas. Kalau lagi capek alihkan ke hal-hal lain yang juga positif. Seperti sekarang ini saya langsung aja jalan ke rumah orangtua saya yang ada di Banyuwangi. Kasian ga ada yang nempatin. Ga ada rencana juga, yang penting jalan-jalan.”.

S: “Ooo… ya ya ya. Ngomong-ngomong olahraganya apa Pak?”.

B: “Tenis sama memancing keributan Mas. Kenapa saya pilih dua (2) itu? Untuk yang tenis karena alasan pergaulan. Mas olahraganya apa?”.

S: “Badminton, sama lari dari kenyataan Pak.”.

B: “Nah, saya dulu juga badminton. Tapi sekitar usia 38an saya mulai berhenti dan beralih ke tenis. Pergaulan saya di badminton hanya itu-itu saja, kebanyakan sepantaran, posisi di tempat kerja juga hampir sama. Beda halnya dengan tenis. Saya banyak bertemu orang-orang penting ketika main tenis. Pak menteri, direktur, orang-orang DPR, yaa.. kebanyakan orang-orang kaya lah Mas.”.

S: “Ooo.. begitu ya. Kok ga golf Pak?”.

B: “Ah golf itu olahrasa Mas, bukan olahraga. Trus yang kedua, memancing. Memancing itu melatih kesabaran dan gerak reflek. Kalau ga sabar ya pasti boring Mas. Tapi yang sudah berpengalaman pasti tahu kapan saat yang tepat untuk menarik pancingan. Itulah yang saya sebut melatih reflek. Begitu ada gerak sedikit langsung sikat miring. Eh.. ini stasiun mana ya? Mumpung berhenti saya keluar dulu bentar ya Mas. Ngabisin satu batang dulu.”.

S: “Woke Pak.. monggo.”.

FYI, si bapak ini adalah ahli hisap (bukan hisab ya), perokok berat maksudnya😀. Tapi justru itulah yang kadang membuat saya heran. Dua (2) hal yang sama sekali kontradiktif, tapi tidak “apa-apa”. Buktinya, sampai setua itu masih seger buger. Mungkin kata-kata teman saya ada benarnya. Tidak merokok dan tidak berolahraga itu jauh lebih berbahaya daripada merokok tapi melakukan olahraga. Yaa.. tapi menurut saya tetap lebih baik berolahraga teratur dan tidak merokok.

**ditulis setelah main badminton rutin dan mungkin ada niatan untuk segera ditinggalkan, beralih ke tenis meja

17 thoughts on “Olahraga Rutin

  1. Aku sudah menebak, Bapak ini pasti orang yang suka silahturahmi… dan sepertinya bukan orang yang maksiat parah :D… karena Allah mengatakan… silahturahmi memperpanjang usia… wallahu A’alam…. bukan berarti orang mesti ngerokok :))… namun semua suka suka Allah dalam memberi rahmat🙂. Satu lagi… sabar itu menenangkan jiwa… jiwa yang sehat maka jasmani juga akan sehat :)…

    Like

  2. Aku mah tak nggo nyante ndik :D… pengen sehat… disaat Allah maringi hidayah… sembarange lak tiba tiba rampung :D….malah akeh kerjaanku, tanpa kukerjakan wis rampung dewe :))…. subhanallah… tak sambi karo moco-moco buku… lagi hobi :D…. yo lagi akeh… neng ra usah dipikir nemen :D… pengen sehat :D….semangat….😀

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s