Pasar Seni ITB 2014

Laporan Pandangan Mata: Pasar Seni ITB 2014


Bismillaah…

Pasar Seni ITB 2014

Sepertinya kurang afdhol kalau sebagai salah seorang mantan penghuni kampus alumni tidak ikut memberitakan Pasar Seni ITB. Event yang diadakan setiap empat (4) tahun sekali ini adalah salah satu bentuk apresiasi seni, desain, dan kriya yang digaungkan oleh ITB dalam sebuah acara berbentuk festival, yang “katanya” diklaim merupakan terbesar se-Asia Tenggara sejak tahun 1972.

Sukses Promosi

Nampaknya, promosi yang dilakukan oleh panitia Pasar Seni ITB 2014 kemarin dapat dikatakan sukses. Beraneka spanduk, baliho, dan billboard elektronik pun telah nampak jauh-jauh hari sebelum acara. Tidak hanya di Bandung, di luar-luar kota pun ada. Saya pernah melihat beberapa spot di Bekasi dan Jakarta yang memajang promosi ini. Di dunia maya pun telah ramai diperbincangkan sejak kapan tahun. Ya, memang sukses kok promosinya. Buktinya apa? Macet di mana-mana pas hari H😀. Jalan layang pasupati, dago, siliwangi, tamansari, dan jalan-jalan sekeliling ITB lalu lintasnya padat merayap. Untung saya hanya bawa motor untuk menuju ke lokasi. Sehingga hanya memerlukan waktu kira-kira 45 menit dari pasteur.

Pengunjung Membludak

Dengan terlihatnya volume kendaraan masuk yang begitu banyak, maka dapat disimpulkan bahwa pengunjungnya sudah pasti membludak. Begitu masuk langsung penuh sesak. Bahkan suasana sholat dhuhur berjamaah di masjid salman pun mengalahkan suasana jumatan. Saya hanya membayangkan, kalau suasana seperti ini terjadi setiap hari di berbagai masjid di tanah air, mungkin negara ini akan terangkat dari keterpurukan (OOT). Di sekitaran masjid salman saja sudah ramai, apalagi di dalam kampus. Wuih… padat sekali. Sayangnya saya hanya sempat mengambil foto-foto menggunakan hp. DSLR saya sedang dikarantina karena sudah udzur. Berikut beberapa foto amatiran yang sempat saya ambil.

20141123_131459

20141123_131946

20141123_133322

20141123_140832

Selfie

Ini pasar seni apa pasar selfie…
— kata salah seorang pengunjung Pasar Seni ITB 2014 yang tidak lain adalah saya sendiri

Fenomena selfie juga merambah Pasar Seni. Di mana-mana nampak mbak-mbak bertongsis yang sedang heboh sendiri dengan selfie-nya.

Hujan Tak Henti

Pasar Seni ITB 2014 sekarang ini memang dilaksanakan pas musim penghujan. Jadi mau tak mau ya harus siap-siap hujan turun setiap saat. Dan memang, hujan seakan-akan ikutan menyambut meriahnya acara. Ada yang lucu saat hujan deras tiba-tiba datang. Sontak semuanya langsung mencari tempat berteduh. Dan sudah pasti dapat ditebak kalau tempat berteduhnya tidak akan sanggup manampung semua pengunjung. Hasilnya himpit-himpitan, desak-desakan, mungkin jauh lebih sesak dibandingkan ketika berada di area terbuka. Tapi ada beberapa pihak yang nampak kasihan dengan adanya hujan ini. Beberapa booth pameran ada yang rusak barang dagangannya karena ditengarai desain tenda-tendanya kurang bagus. Memang sih, sekilas seperti hanya dipasang seadanya saja. Atapnya tipis, nampak kurang kokoh, seperti mau ambruk. Tapi itu penilaian saya sekilas ya. Semoga pihak-pihak yang merasa dirugikan mendapat perhatian yang serius dari panitia.

Sekian laporan saya, terima kasih. Mohon maaf berantakan karena sedang mengejar kereta😀.

2 thoughts on “Laporan Pandangan Mata: Pasar Seni ITB 2014

  1. loooh selfie kan daya tarik yang perlu digali dari pengunjung. semakin banyak ornamen yang bagus dan artistik, semakin banyak pengunjung yang akan dateng dan selfie di situ. pasti panitia juga ngeh dengan fenomena selfie ini🙂 jadi bikin banyak spot2 selfie biar banyak pengunjung, banyak foto2 di sns, trus banyak yang liat, banyak juga yang ikut datang😀

    menurut saya selfie bukan sesuatu yang negatif jadinya😀

    saya dulu juga banyak ambil selfie pas pasar seni😀

    Like

    1. Ya Sand… setuju. Tapi memang pas kemarin itu sikonnya terlalu padat menurut saya. Antara satu selfie dengan selfie yang lain terlalu mepet jaraknya. Kemungkinan ada foto saya di selfie-nya orang (ge-er).😀 tapi yaa enjoy aja…

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s