Muka-muka Kosong


Bismillaah…

20141027_160828b

Muka-muka kosong itu…
Ada di setiap koridor halte Transjakarta
Langkah kaki siaga, menatap jauh ke mana saja
Tanpa senyum, tanpa canda, juga tanpa sapa
Hanya earphone yang kadang menancap di telinga

Muka-muka kosong itu…
Ada di setiap gerbong kereta Bogor-Jakarta
Berdiri terpana, jongkok bersila, atau duduk ternganga
Memandangi layar “hape” dengan penuh seksama
Hanya bisik-bisik telpon yang kadang bersuara

Muka-muka kosong itu…
Ada di masjid-masjid ibukota
Menjelang sholat jumat saat adzan sudah lama menggema
Tidur lelap ketika rukun khutbah sudah hampir sempurna
Sungguh rutinitas yang seakan-akan tanpa makna

Muka-muka kosong itu…
Ada di setiap kemacetan jalan raya
Roda empat mewah dengan klaksonnya yang membahana
Atau roda dua yang semena-mena mengambil jalan seenaknya
Semua murka, seolah tidak ada lagi etika berkendara

Muka-muka kosong itu…
Tercermin juga di wajah saya
Duduk mengamati di pojok-pojok ibukota
Hanya memandangi wajah lalu lalang mereka
Pertanyaannya… buat apa??

———————————
** hanya pengamatan, bukan menggeneralisir kejadian atau keadaan
** sketsa abal-abal (lagi)😛

13 thoughts on “Muka-muka Kosong

  1. Terkadang perasaan kosong adalah pencarian… zat apakah yang bisa mengisi kekosongan itu… sampai akhirnya ada saat kita bisa benar-benar bertemu tanpa tabir di hati kita🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s