Belajar Steganografi


Bismillaah…

Kebetulan teringat beberapa waktu lalu mendapat tugas dari Pak Budi Rahardjo untuk mata kuliah Keamanan Jaringan yang berhubungan dengan topik tentang Steganografi. Deskipsi tugas dari beliau cukup sederhana, yaitu kami disuruh membuat Steganografi dengan pesan yang telah disepakati bersama sebelumnya. Sebelum membahas tugas yang saya kerjakan, terlebih dahulu melalui postingan kali ini saya akan mencoba membahas tentang apa itu Steganografi dari kacamata orang awam.

Menurut beberapa sumber, termasuk Pak Budi sendiri, Steganografi dapat diartikan sebagai seni / teknik / metode penyembunyian suatu pesan ke dalam suatu media sedemikian hingga orang-orang yang bukan dianggap sebagai penerima pesan tersebut tidak dapat mengetahui atau membacanya. Media yang digunakan pun bermacam-macam, bahkan ada yang mengatakan bahwa hampir semua benda di muka bumi ini dapat dijadikan media Steganografi.

Jika sedikit menilik ke sejarah, Steganografi sebenarnya telah banyak dikenal dan sudah bukan menjadi hal yang baru. Bangsa Yunani kuno yang diklaim sebagai penemu Steganografi pertama kali, yaitu pada tahun 440 SM, menerapkan teknik sederhana untuk menyembunyikan pesan pada kepala seorang budak. Awal mulanya sang budak “digunduli” lalu satu rangkaian pesan tertentu dituliskan / ditato di atas kulit kepalanya. Sampai kemudian rambut budak tumbuh dan tibalah saatnya dia ditugaskan sebagai utusan pada suatu daerah yang mana pesan tersebut tidak boleh diketahui oleh orang selain orang yang dituju sebagai penerimanya. Setelah sampai pada si penerima, rambut sang budak dicukur kembali agar pesan yang tertulis di atas kulit kepalanya dapat terbaca, dan sampailah pesan tersebut.

Selain bangsa Yunani, ada lagi contoh sejarah penerapan Steganografi yang dilakukan oleh orang-orang zaman dahulu. Bangsa Romawi juga tellah dikenal telah menerapkan Steganografi untuk menyembunyikan pesan melalui alat tulis / tinta tak tampak (invisible ink) yang dibuat dari sari buah, susu, dan cuka. Jika tinta ini digunakan untuk menuliskan pesan, maka orang tidak akan dapat membacanya kecuali dengan cara-cara yang telah disepakati oleh pengirim dan penerima. Pada waktu itu, cara yang digunakan adalah dengan membakar kertas media tulisnya.

Contoh lagi dengan kasus yang “agak modern”, yaitu pesan dibalik novel Da Vinci Code yang ditulis oleh Dan Brown. Ketika dicermati, ternyata banyak pesan tersembunyi yang memang sengaja disisipkan pada buku ini. Perhatikan contoh potongan salah satu halaman yang ada pada buku tersebut seperti tampak pada gambar di bawah ini.


Sumber gambar: http://www.cert.or.id/~budi/buku-bagus/davincicode.html

Pada tulisan di atas terdapat beberapa kata yang hurufnya sengaja dicetak tebal. Jika huruf-huruf ini dirangkai, maka akan menjadi pesan bermakna. Mungkin lebih kurang pesan tersebut adalah “Is there no help for …”.

Cerita serupa juga terdapat pada film Mercury Rising. Namun saya belum dapat bercerita lebih detail tentang film ini karena saya sendiri belum menontonnya, hehe.

Pada masa sekarang, Steganografi telah sedikit bergeser ceritanya, yaitu pada penggunaan teknik digital, terutama untuk medianya. Kita tahu bahwa media digital bermacam-macam formatnya, mulai dari teks (plaintext), gambar, audio, sampai video. Dengan teknik dan algoritma tertentu, Steganografi dapat dilakukan pada berbagai format media-media tersebut. Tapi saya tidak akan membahas lebih jauh bagaimana impelementasinya, terutama dalam dunia pemrograman. Saya hanya akan menunjukkan salah satu penerapan sederhana Steganografi sebagai tugas saya untuk Pak Budi.


Sumber gambar: http://www.slashphone.com/more-us-publishers-join-nokia-media-network-162661
Sumber gambar: http://www.intomobile.com/2008/10/02/nokia-launches-metro-targeting-for-top-us-areas/

Nah, kira-kira, apakah Anda mengetahui pesan apa yang sengaja saya sembunyikan pada gambar di atas?

6 thoughts on “Belajar Steganografi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s